Pengetahuan Dengan Penanganan Dismenore Primer Pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.60010/jikd.v6i2.116Keywords:
Pengetahuan, Penanganan, Dismenore Primer, Remaja PutriAbstract
Dismenore merupakan rasa nyeri saat menstruasi yang mengganggu kehidupan sehari-hari wanita dan mendorong penderita untuk melakukan pemeriksaan atau konsultasi ke dokter, puskesmas atau datang ke bidan. Menurut World Health Organization tahun 2017 didapatkan kejadian dismenore sebesar 1.769.425 jiwa (90%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan penanganan dismenorea primer di asrama putri Stikes Salsabila tahun 2022. Desain penelitian ini yang digunakan adalah desain penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional menggunakan teknik sampling purposive, instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisa data univariat dan bivariat. Terdapat sebanyak 64 responden (72,7%) yang memiliki pengetahuan baik, 56 responden (63,6%) yang memiliki sikap positif terhadap penanganan dismenore dan 82 responden (93,2%) yang melakukan penanganan dismenore primer secara nonfarmakologi. Sedangkan menurut hasil uji statistik diketahui tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penanganan dismenore primer (p=0,800) dan tidak ada hubungan antara sikap dengan penanganan dismenore primer (p=0,554).
References
Hermawati, n. Ayu gustia, y. D. (2018). Pengaruh pemberian air rebusan kunyit (curcumin) asam (tamarindus indica) terhadap intesitas nyeri haid (disminore) pada siswi kelas x man 2 padang tahun 2020. Jurnal kesehatan saintika meditory jurnal kesehatan saintika meditory, 1(august), 79–88.
Isnainy, u. C. A. S., sari, y., & keswara, u. R. (2021). Kompres hangat untuk menurunkan disminore di desa padang tambak kecamatan way tenong kabupaten lampung barat. Jurnal kreativitas pengabdian kepada masyarakat (pkm), 4(3), 509–514. Https://doi.org/10.33024/jkpm.v4i3.28 2
Manuaba, bagus ida gde. 2010. Ilmu kebidanan, penyakit kandungan & keluarga berencana untuk pendidian bidan. Jakarta : egc
Meylawati, l. E., & anggraeni, f. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dalam mengatasi dismenorea primer pada remaja. Jurnal wacana kesehatan, 6(1),33. Https://doi.org/10.52822/jwk.v6i1.171 negeri, s. M. P., timang, i. I. I., aceh, g., tahun, t., lasmawanti, s., butarbutar, m. H., sari, e. V., fakultas, k., & helvetia, i. K. (2021). 3 1,2,3. 1(4), 725–732.
Nur, a. Z., & samaria, d. (2021). Hubungan pengetahuan dengan sikap dalam menangani nyeri haid di ghama d’leader school [the relationship between knowledge and attitudes in dealing with dysmenorrhoea at ghama d’leader school]. Nursing current jurnal keperawatan, 8(2), 178. Https://doi.org/10.19166/nc.v8i2.3103
Sakarya, t. H. E., & of, j. (2018). Hubungan pengetahuan dengan sikap tentang dismenore pada remaja putri di sma negeri 10 medan (vol. 7, issue 2, pp.44–68).
Salamah, u. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap perilaku penanganan dismenore. Jurnal ilmiah kebidanan indonesia, 9(03), 123–127.
https://doi.org/10.33221/jiki.v9i03.382
Sri, h. (2017).metode penelitian dalam bidang kesehatan kuantitaf & kualitatif (c. Dr. Heru santoso wahito nugroho, m.m.kes. (ed.)). Forum ilmiah kesehatan (forikes).
Syafriani. (2021). Hubungan status gizi dan umur menarche dengan kejadian dismenore pada remaja putri di sman 2 bangkinang kota. 5(23), 32– 37.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





