Faktor-Faktor Pengetahuan Ibu Menyusui dalam Pemberian ASI Ekslusif di PMB Lisnawati, S.ST Kota Cilegon Provinsi Banten Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.60010/jikd.v5i1.73Keywords:
ASI Eksklusif, Ibu Menyusui, Karakteristik, PengetahuanAbstract
This study aims to determine the factors of knowledge of breastfeeding mothers in exclusive breastfeeding at PMB Lisnawati, S.ST Cilegon City, Banten Province in 2022. This research method is a descriptive study, using primary data. The results of this study are a description of the level of knowledge of mothers at PMB Lisnawati, S.ST Cilegon City, Banten Province, most of the respondents with good knowledge are 36 respondents with a percentage of 65.5%, the description between education level and knowledge of mothers with good knowledge and higher education level is 36 (92.3%) compared to mothers with less knowledge with low education as much as 16 (100%), the picture between the ages of mothers with good knowledge and age < 20 years is 13 (100%) compared to mothers with less knowledge aged 20-35 years as many as 6 (14.3%), the description between the work of mothers with good knowledge and mothers who do not work is 36 (72%) compared to mothers with less knowledge by working as much as 5 (100%), the description between parity of mothers with good knowledge of mothers there were 22 (61.1%) multiparas compared to 5 (29.4%) mothers with poor knowledge of primiparas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pengetahuan ibu menyusui dalam pemberian ASI Ekslusif di PMB Lisnawati, S.ST Kota Cilegon Provinsi Banten Tahun 2022. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif, menggunakan data primer. Hasil penelitian ini adalah Gambaran tingkat pengetahuan ibu di PMB Lisnawati, S.ST Kota Cilegon Provinsi Banten sebagian besar responden pengetahuan baik sebanyak 36 responden dengan presentase 65,5%, Gambaran antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu dengan berpengetahuan baik dengan tingkat pendidikan tinggi sebanyak 36 (92,3%) dibandingkan dengan ibu berpengetahuan kurang dengan pendidikan rendah sebanyak 16 (100%), Gambaran antara usia ibu dengan berpengetahuan baik dengan usia < 20 Tahun sebanyak 13 (100%) dibandingkan dengan ibu berpengetahuan kurang dengan usia 20-35 tahun sebanyak 6 (14,3%), Gambaran antara pekerjaan ibu dengan berpengetahuan baik dengan ibu yang tidak bekerja sebanyak 36 (72%) dibandingkan dengan ibu berpengetahuan kurang dengan bekerja sebanyak 5 (100%), Gambaran antara paritas ibu dengan berpengetahuan baik pada ibu yang multipara sebanyak 22 (61,1%) dibandingkan dengan ibu berpengetahuan kurang pada primipara sebanyak 5 (29,4%).
References
Adrienne, J., Sudha, K. (2016). Ginger for nausea and vomiting of pregnancy. Canadian Family Physician. (62). 145
Alyamaniyah, UH, Mahmudah. (2014). Efektivitas Pemberian Wedang Jahe (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Trimester Pertama. Jurnal Biometrika dan Kependudukan. 3 (1). 81
Budhwaar, Vikaas. (2006), Khasiat Rahasia Jahe Dan Kunyit, Bhuana Ilmu Populer, Jakarta
Dewi, V., Anggraeni, F. (2014). Ekstrak Jahe Lebih Efektif Dalam Mengurangi Mual Pada Kehamilan Trimester I Dibandingkan Dengan Vitamin B6. Media Ilmu Kesehatan. 3(3). 148
Kurniasari, D.,(2016). Perbandingan Efektivitas Kombinasi Ekstrak Jahe + Vitamin B6 Dibandingkan Dengan Vitamin B6 Dan Ekstrak Jahe Dalam Mengurangi Keluhan Mual Muntah Pada Wanita Hamil Di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Tahun 2015. Jurnal Kebidanan. 2(3). 132
Schachtman et al., (2016). Psychological Factors in Food Aversions, Nausea, and Vomiting During Pregnancy. Journal of Food and Nutrition Research. 4(10), 677-679
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





