Hubungan Pengetahuan dan Fasilitas Bidan terhadap Ketepatan dalam Merujuk Pasien di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara
DOI:
https://doi.org/10.60010/jikd.v5i2.90Keywords:
Pengetahuan, Fasilitas Ketepatan Merujuk, PasienAbstract
This study aims to determine the relationship between the knowledge and facilities of midwives and accuracy in referring. The design of this research is descriptive corelative with a cross sectional approach. The sample of this research is 30 respondents, taken from respondents who are willing to be the object of research, using total sampling. Primary data was collected using a questionnaire. Data analysis was carried out in two stages, namely univariate and bivariate (chi square). The results of the study showed that some of the respondents, namely 14 people (46.6%), were not quite right in referring patients. There is a significant relationship between the knowledge of midwives and the accuracy in referring patients, with the results of the analysis (p <0.05) p= 0.000, and there is a significant relationship between the midwife's facilities and the accuracy in referring patients, with the results of the analysis p= 0.005 at a significance level of 95% (? = 0.05). The conclusion is that there is a significant relationship between the lack of knowledge of midwives and midwife facilities that are not available with accuracy in referring patients.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan Fasilitas Bidan terhadap Ketepatan dalam Merujuk Desain penelitian ini adalah Deskriptive Corelative dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu 30 responden, diambil dari responden yang bersedia menjadi objek penelitian, dengan menggunakan Total sampling. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Analisis data melalui dua tahapan yaitu univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebagian responden yaitu sebanyak 14 orang (47%) kurang tepat dalam merujuk pasien. Ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan bidan dengan ketepatan dalam merujuk pasien, dengan hasil analisis (p < 0,05) p= 0,000, dan ada hubungan yang signifikan antara Fasilitas bidan dengan ketepatan dalam merujuk pasien, dengan hasil analisis p= 0,005 pada taraf signifikasi 95% (?= 0,05). Simpulannya adalah ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan bidan yang kurang dan Fasilitas bidan yang tidak tersedia dengan ketepatan dalam merujuk pasien.
References
Andarmoyo, S. dan Suharti. (2013). Persalinan Tanpa Nyeri Berlebihan. Jogjakarta: AR-Ruzz Media
Aprilia, Y. dan Ritchmond, B. (2011). Gentle Birth Melahirkan Nyaman Tanpa Rasa Sakit. Jakarta: Gramedia
Asri, D., dan Clervo, C. (2012). Asuhan Persalinan Normal Plus Contoh Askeb dan Patologi Persalinan. Yogyakarta: Nuha Medika
Bangun, A.V. dan Nuraeni, Susi. (2013). Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Pasca Operasi di Rumah Sakit Dustira Cimahi. Jurnal Keperawatan Soedirman Volume 8, No. 2, 120-126
Bobak.(2005). Buku Ajar Keperawatan Maternitas Edisi 4. Jakarta: EGC
Danuatmaja, B. (2004). Persalinan Normal Tanpa Rasa Sakit. Jakarta: Puspa Swara
Erawati, A. D. (2011). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan Normal. Jakarta: EGC
Habanananda. (2004). Non-Pharmalogical Pain relief in Labour. J Med Assoc Thai Vol. 87 Suppl. 3 S194-S202
Hidayat, A. A. (2010). Metode Penelitian Kebidanan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika
ICD-10. (2016).Other Obstetric Conditions, Not Elsewhere Classified. http://apps.who.int/classifications/icd10/browse/2016/en#/O94-O99 diakses pada 16 Januari 2017
Jaelani. (2009). Aroma Terapi. Jakarta: Pustaka Populer Obor
Jaya, S. T. (2013). Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Terhadap Tingkat Nyeri pada Ibu Bersalin Primipara Kala I Fase Aktif. Akademi Kebidanan Pamenang Pare Kediri
Judha, M., dkk. (2012). Teori Pengukuran Nyeri & Nyeri Persalinan. Yogyakarta: Nuha Medika
Kemenkes RI. (2016). Profil Kesehatan Indonesia 2015. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatanindonesia/profil-kesehatan-Indonesia-2015.pdf diakses pada 05 November 2016
Kundarti, F. I, dkk. (2014). Pengaruh Pijat Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal Ilmu Kesehatan Volume 3 No. 1. ISSN 2303-1433
Lailiyana, dkk. (2011). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan. Jakarta: EGC
Lamadah, S. M. and Nomani, I. (2016). The Effect of Aromatherapy Massage Using Lavender Oil on the Level of Pain and Anxiety During Labour Among Primigravida Women. American Journal of Nursing Science Volume 5, No. 2, pp. 37-44
Lowdermilk, D. L., et al. (2013). Keperawatan Maternitas (Edisi 8). Jakarta: Salemba Medika
Ma’rifah, A. R., (2013). Efektifitas Teknik Counterpressure dan Endorphin Massage Terhadap Nyeri Persalinan Kala I pada Ibu Bersalin di RSUD Ajibarang. Purwokerto
Mander, R. (2003). Nyeri Persalinan. Jakarta: EGC
Manurung, S. (2011). Buku Ajar Keperawatan Maternitas: Asuhan Keperawatan Intranatal. Jakarta: TIM
Maryunani, A. (2010). Nyeri Dalam Persalinan Teknik dan Cara Penanganannya. Jakarta: TIM
Medforth, et al. (2012). Kebidanan Oxford. Jakarta: EGC
Muchtaridi, dan Moelyono. (2015). Aroma Terapi: Tinjauan Aspek Kimia Medisinal. Yogyakarta: Graha Ilmu
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
Nuraini, D. N. (2014). Aneka Manfaat Bunga untuk Kesehatan. Yogyakarta: Gava Media
Nursalam. (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika
Pasongli, S., dkk. (2014). Efektivitas Counterpressure Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Persalinan Normal di Rumah Sakit Advent Manado. Jurnal Ilmiah Bidan Volume 2, No. 2 ISSN: 2339-1731
Purwanto, B. dan Indarto. (2013). Ragam Terapi Kesehatan Berbasis Herbal. Yogyakarta: Gosyen Publishing
Riduwan. (2012). Metode dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bandung: Alfabeta
Rohani, dkk. (2011). Asuhan Kebidanan Pada Masa Persalinan. Jakarta: Salemba Medika
Setyowati, F. (2013). Pengaruh Teknik Counterpressure Terhadap Rasa Nyaman pada Inpartu Primigravida Kala I Fase Aktif di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Skripsi Poltekkes Malang: tidak diterbitkan
Suharsimi, A. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Sulistyawati, A., dan Nugraheny, E. (2013). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin. Jakarta: Salemba Medika
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta
________. (2015). Statistik Non Parametris untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta
Sumarah. (2009). Perawatan Ibu Bersalin(Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin). Yogyakarta: Penerbit Fitramaya
Tarsikah, dkk. (2012). Penurunan Nyeri Persalinan Primigravida Kala I Fase Aktif Pascapenghirupan Aromaterapi Lavender. MKB Volume 44, No. 1, 19-25
Varney, H. (2008). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Edisi 4 Volume 2. Jakarta: EGC
Wahyuningsih, M. (2014) Efektifitas Aromaterapi Lavender (Lavandula Angustifolia) dan Massage Effleurage Terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Primigravida di BPS Utami dan Ruang PONEK RSUD Karanganyar. Skripsi Stikes Kusuma Husada Surakarta diakses pada 20 Desember 2016
Whittaker, A. (2015). Aromatherapy-Clinical Guideline For Midwives. Royal Cornwall Hospital. 31 Desember 2015. <http://www.rcht.nhs.uk/DocumentsLibrary/RoyalCornwallHospitalsTrust/Clinical/MidwiferyAndObstetrics/AromatherapyClinicalGuidelineForMidwives.pdf>diakses pada 10 Februari 2017
Wirakusumah, F., dkk. (2012). Obstetri Fisiologi: Ilmu Kesehatan Reproduksi, Edisi 2. Jakarta: EGC
Yazdkhasti & Pirak. (2016). The Effect of Aromatherapy with Lavender Essence on Severity of Labor Pain and Duration of Labor in Primiparous Women. Published by Elsevier Volume 25, 81-86
Yuliatun, L. (2008). Penanganan Nyeri Persalinan dengan Metode Nonfarmakologi. Malang: Bayumedia
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





